Aku dan dia ini teman satu kelas. Aku tau nama dia awalnya pas awal masuk tahun ajaran baru di tahun 2011. Di awal lihat aku engga begitu punya rasa tertarik untuk jauh kenal sama dia. Ya jujur rasa tetarik itu sama dia ada tapi aku lebih memilih untuk mengabaikan dan menjauhkannya. Kenapa? Karna aku bukan tipikal orang yang pingin dicap 'orang ketiga'. Mengerti maksudku kan?hehe
Sampai akhirnya di tanggal 3 Maret 2012, salah satu temanku nulis nama dia dan perempuan itu dengan bahasa Arab. Engga tau kenapa aku geli sendiri aja bacanya. Hey! jangan pikir aku senang ya, karna pas itu aku masih belum punya perasaan yang khusus. Aku tertawa geli begitu karna ukah teman ku yang iseng itu.
Bulan Maret-April berlalu begitu saja, nah di bulan Mei lah pertama kalinya aku bbm-an sama dia. Ya cuma bbm-an biasa aja. Dan bbm-annya pun berlanjut, bahas topik apa aja. Aku senang. Satu hari teman dekat ku bilang kalau aku jangan terlalu terbawa suasana senang itu, karna dia masih sering menghubungi mantannya dan dia punya banyak teman dekat perempuan. Aku kecewa dengarnya. Tunggu.. apa aku cemburu? Entahlah. Yang sangat jelas, aku engga suka dengar hal-hal itu. Selepas cerita itu, aku dan dia makin hari makin saling mengenal. Termasuk saat kelas kita liburan di Puncak. Singkat cerita, aku rasa aku benar-benar sudah... hmm ya kalian taulah. Oh ya aku masih ingat aku dan dia nonton di bioskop untuk pertama kalinya..
Sebenarnya acara nonton ini engga ada rencana, karna rencana awal aku cuma ingin mengembalikan handphone&jaket yang dia pinjemin ke aku pas pingin pergi ke Pangandaran. Hah aku muak dengar kata Pangandaran.
Masuk di bulan Agustus hubungan aku dan dia sudah sangat dekat. Dan lagi-lagi di tanggal 4 entahlah bisa dibilang aku cemburu dengar dia pulang bersama sama perempuan itu. Entahlah, aku ini memang pencemburu. Tapi aku bukan pencemburu buta. Ah sudahlah, aku jadi kesal sendiri.
Hari senin, 6 Agustus 2012. Pagi hari itu dia jemput aku didepan halte dekat rumahku. Dia telat. Tapi yasudahlah pasti dia kena macet dijalan. Saat kita sudah ingin berangkat, tiba-tiba dia kasih ini..
-Bunganya sudah layu. Tapi bunga ini masih ada dikamarku. Tenang saja bunganya masih aku rawat dengan baik.-
Aku suka tulisan dia di kertas ini. Dan aku lebih suka pas dia ucap bahasa Mentawai itu. Cara ucapinnya itu loh.. lucu. Setelah beberapa kata-kata 'yang kalau sekarang diingat bikin senyum engga jelas sendiri gini' keluar, aku dan dia langsung berangkat ke sekolah. Benar-benar engga seperti hari Senin yang membosankan lainnya.
Sekarang bukan aku dan dia lagi, tapi KITA. Iya kita yang bukan sekedar kita biasa aja.. Hmm ya gimana ya artiinnya,, artiin sendiri ajalah hehe.
Dibulan ketiga aku kasih dia figura yang ada sketsa kitanya.. Awalnya aku mau kasih itu dibulan kedua tapi ya gitu deh.. bahkan aku malah benar-benar engga mau jadi kasih itu, karna ya aku pikir hasilnya jelek. Tapi ya akhirnya aku kasih juga sih.. dan dia terima. Senangnya.
Dibulan keempat dia kasih aku kalung "Rusa!". Aku pernah post fotonya. Cerita sedikit, pas hari jumat pertengahan bulan Desember ini aku dibuat kesal sama dia. Sungguh kesalnya yang benar-benar sangat mengesalkan. Tapi semua hilang sudah karena sifat dia yang selalu saja bisa meluluhkan. Hah..
Oh ya liat deh..
Dua foto diatas itu adalah barang hasil pemberian dia juga. Dia dapat ini dari hasil tiket main di Timezone. Pas itu aku dibuat ketawa terus sampai perut sakit saking senangnya. Liat deh di foto kedua, kenapa domba bukan kuda? Jawabannya karna waktu itu hiasan kecil bentuk kudanya engga ada. Domba diatas sama dia engga beda ah, sama-sama punya wajah yang 'poker'. Tapi malah bikin aku makin pingin manja sama dia. Hah dia.. aku rindu dia.
Begitulah cerita singkat ku dengan dia, dia yang selalu aku sayang. Sebenarnya masih banyak cerita aku dengan dia. Ya biar saja aku, dia dan Dia saja yang tahu. Di hari terakhir di tahun 2012 ini sebenarnya aku sedih, ya jelas saja karna dia. Aku kesal setiap kali dia bersikap mengabaikan begini. Kenapa dia punya sifat yang bisa tahan untuk tidak berkomunikasi? Kenapa dia selalu punya banyak cara untuk dirindu? Kenapa dia begitu sangat nyaman mengabaikan? Apa.. karna dia engga benar-benar serius.. ah sudah, semakin banyak mempertanyakan semakin buat aku sibuk menadahkan airmata.
Inilah dia, dia.. satu kata yang punya banyak makna dihidupku. Yang menghidupkan hidupku di tahun 2012 ini selain Dia..
Ps. Aku rindu 'Kuobak Ekeu' dari kamu.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar