Kamis, 29 November 2012

Tanpa Judul.


Ada satu teori tentang cinta yang selalu aku anut, entah siapa pemilik teori ini tapi selalu menjadi paham yang tertanam dibenak ku. Beginilah bunyinya.. "Cinta adalah benar ketika tawa dan tangis menjadi alasan untuk tetap bersama." Apa aku salah menganut teori seperti ini? Rasional kah menganut teori yang banyak orang menganggap sebagai teori picisan? Hmm aku yakin banyak dari kalian pasti menjawab 'YA.'Dan pasti banyak dari kalian yang seumuran dengan ku berpendapat seperti nih "Udahalah ngapain sih lo cinta dibawa serius gitu.." "Kita masih muda kali,cinta seumuran kita tuh buat kesenangan sesaat aja.. engga perlu di bawa serius lah"Hmm tunggu sebentar.. aku punya pertanyaan untuk kalian yang sependapat sama pendapat di atas. Hmm gini, kalau kalian pikir cinta yang seumuran kita ini cuma buat kesenangan sesaat aja dan engga perlu dipikirkan serius,lalu untuk apa kalian pertahankan? Simpelnya, kalau sekarang aja kita engga mau berusaha buat belajar serius menjalin suatu hubungan, gimana kita bisa dapat seseorang yang kita inginkan? Mau selalu nunggu sampai akhirnya yang datang malah penyesalan? Selamat.. Selamat mengambil keputusan :)

Selasa, 27 November 2012

inilah..



inilah..
ya, inilah salah satu sketsa yang aku buat tentang aku dan dia.

Q: cuma mau tanya, apa yg harus kita lakukan terhadap orang yg sangat kita sayangi tetapi orang itu sering kali menyakiti kita? bertahan? atau melupakan?


A: apa yang terjadi saat kucing peliharaan tidak diberi makan tuannya lagi? Dia akan meninggalkan tuannya. Belajarlah dari kucing. :)

Kursi Goyang


Dengan gamang, aku duduk di kursi goyang
Menimang kenangan
Ia tidak mau diam lirih jika belum disapih
Maka kunikmati ngilu saat ia mengulum-gigt sepasang puting rinduku
Dengan gamang, aku duduk di kursi goyang
Memeluk tubuh yang kian meriang
Keringat dingin di pelupuk, tanda takut kehilangan yang makin menumpuk
Maka kuseka segala bimbang,
Meyakinkan bahwa ia bukan pecundang seperti kata kebanyakan orang
Dengan gamang, aku duduk di kursi goyang
Merekam subuh dan surup yang datang dan pergi berulang
Bergerak, namun senyatanya diam di tempat
Berjalan, namun mundur perlahan
Menunggu waktu, hingga kursi ini jengah bergoyang
Limbung hilang seimbang
Ambruk dihantam bosan

Selasa, 13 November 2012

Namaku, Janji.


Sayang,

apa kabarmu di sana? apa masih mengingatku dengan baik? hih, kau bercanda saja. aku ini Janji, ingat tidak? jangan bilang kamu sudah pikun, sayang. meski usiamu usia yang masih ingin main-main, tapi aku yakin usiamu juga bukan usia pikun. 
beberapa hari ini, aku seperti merasa orang paling bodoh. aku merasa akulah orang terdekatmu, tapi mungkin cuma akulah yang paling jauh mengerti jalan pikirmu. anggaplah aku selalu salah dan kau yang benar. tiap detik aku lewati dengan takut, takut kehilangan dan dihantui sepi. tiap detik, namaku semakin memudar, tergantikan oleh keegoisan kita. 
aku ingin kita berteman dengan Sabar dan Pengertian. demi lautan terdalam dan gunung tertinggi, aku menyayangimu dan takutku semakin menjadi ketika ego memisahkan. tolong sayang, ajari aku untuk bersahabat dengan Sabar dan Pengertian. beri aku contoh bagaimana namaku semakin kuat, untuk pada suatu saat aku mengalahkan lautan dan gunung itu. Biarkan aku sejenak bertapa dalam Gua Kedewasaan agar aku tak takut gelap lagi.
 
demi rindu akan sosok perangkai kita  yang tak terbendung ini, akan kita lahirkan anak, bernama Restu. biar dia yang akan selalu menemani hari kita sampai tua nanti. ah, tentu saja sampai kita berjalan dengan tumpuan tongkat Kebijaksanaan.
 
sudah malam, ya. jadi, maukah kamu mengajariku? bukankah langkah kita ke depan lebih berat? Ajari aku. Ajari aku, Harapan..

You..


In your eyes there is that special glow
Add some music and well let the beat flow
Give it some time boy and you’ll see why
No need to rush and say that goodbye
Our love is like a timeless bliss
When are lips are sealed with a silent kiss
Out of a million people in the world, you’re the only one in my sight
Just like being surrounded by darkness but you’re the little sparkle of light
Were young enough to make bad choices
But not everyone has the right voices
To speak up and be sorry and ask for forgiveness
Everyone loves that kind of kindness 
But as everyone knows we don’t live forever

So lets take this time and share it together

Teruntuk, Sesal.

Hai sesal,
Aku tahu kamu tak pernah berniat untuk datang.
Dan semoga aku sama sekali tak ada niatan untuk mengundangmu hadir dalam pesta hidupku meski sebentar saja.





-semestinya aku semestanya kamu.

you will never know how man loves his woman..

ini bukan tulisanku. ini aku dapat dari salah satu forum, dimana ada pria yang menulis tulisan ini..
hmm a bit touching.. you will never know how man loves his woman.

"Mungkin kalian para wanita berpikir bahwa kami selalu menginginkan wanita hanya berdasarkan fisik yang tampak oleh mata. Cantik, seksi, sedap dipandang mata, elegan, imut, dan segala embel-embel lainnya..

Tapi tahukah kalian bahwa itu hanyalah kriteria awal?

Memang pada awalnya, kami mem-pdkt kalian karena faktor itu. Tapi begitu sudah masuk ke jenjang berpacaran, kami jauh lebih memilih hati kalian daripada fisik kalian. 

Kami setuju dengan pandangan kalian bahwa wanita mana yang gak matre. Tapi kalau di awal kalian sudah menunjukkan kematrean kalian, kita akan berpikir dua kali. Sebab nanti kitalah kaum cowo yang akan membiayai biaya shopping dan hidup kalian, hehehe

Kalian juga berkata : cowo itu egois, tidak perhatian! 
Cowo lebih mengutamakan pekerjaan daripada wanitanya.

Mari kita sederhanakan saja begini, wanita mana yang gak mau hidupnya bahagia?
 
Wanita mana yang mau hidupnya melarat?
Dan pria mana yang tega melihat wanitanya menderita?

Taukah kalian, bahwa kita mengutamakan kerja demi anak istri di masa depan?
 
Supaya kalian bisa hidup bahagia? Inilah bentuk perhatian kita yang sesungguhnya

Mungkin kalian berpikir bahwa pria akan meninggalkan kalian saat kalian sudah tua dan tidak cantik lagi. Tapi ketauilah pria juga punya perasaan tidak hanya logika, sebab dari kalianlah kami mendapat keturunan, sebab dari kalianlah kami mendapatkan support dan perhatian. Kecantikan tidaklah abadi, namun perhatian dan kasih sayang kalianlah yang abadi.
 

Dan kami lebih memilih perhatian kalian untuk membahagiakan kami.
 

Mungkin kalian benci pada saat pria lebih memilih tidur daripada harus menelpon kalian selama berjam2...
 
Kalian berfikir kami tidak memperhatikan kalian.
Namun pernahkah terlintas dlm benakmu hai wanita kalau priamu hanya ingin istirahat sejenak, setelah seharian bekerja mati-matian demi menafkahi kalian.
Meskipun seringkali kalian beralibi "Cukuplah telpon barang sejam-duajam. Tidak lebih!"
Mungkin kalian juga marah saat kita mengomel karna harus mendampingi kalian berjam2 di mall dan salon, tapi taukah kalian kalau sebenarnya kita lebih suka berdua dengan kalian di rumah atau di kos melakukan kegiatan bersama. Kami tidak keberatan koq, sebab kami yakin kalian juga pasti tak akan keberatan saat kalian menemani kami futsal

Tapi, tidakkah kalian ingat. Terkadang saat kalian pamit pergi ke mall atau salon, kami sering menyisipkan sepatah kalimat ini di sela2 sms kami yang singkat :
 
"hati-hati di jalan!"
"kabari kalo sudah sampai!"
"jaga diri!" dan bla bla bla...
Tapi taukah kalian di tengah singkatnya sms kami itu, itu adalah sebentuk perhatian yang super dalam dari lubuk hati kami yang terdalam yang hendak mengatakan “I Love you so much”.

Saat kalian bertengkar dgn kami, kami hanya terdiam dan memilih tidur daripada harus berdebat dengan kalian. Namun tahukah kalian kenapa kami melakukan itu semua? Itu semua hanya karna kami ingin mengalah dan tidak ingin masalah kita semakin panjang. Sebab kami mengasihi kalian.
 

Saat kalian memutuskan kami dan dalam hitungan minggu dan kalian sudah mempunyai seseorang yang dekat dgn kalian, tahukah kalian bahwa kami tidak pernah membenci kalian, justru kami turut bahagia, karna artinya kalian sudah bisa melupakan kami dan tidaklah larut dalam kesedihan kalian
 

Kami memang menggunakan logika, itu kodrat pria.
 
Tapi bukan berarti kami tak berperasaan.
Kami tetap berusaha menjaga perasaan kalian sepenuh hati, walaupun perasaan kami terkadang terkesan kaku.

Kami tidaklah menuntut macam-macam, hanyalah sedikit perhatian.
 
Dan juga tdk arogan, hanya menginginkan sesuatu yang terbaik bagi kalian, walau terkadang terkesan egois.

Karena sebenarnya wahai para wanita, bersama kalian sudah cukup untuk membahagikan kami..."

Senin, 12 November 2012

love is..

love is..
when you would rather be with that person more than anyone else
even after a year they still give you butterfly
they way they touch you still give you cold chills
just setting there holding hands makes it all worth it
having so many inside jokes and remembering everyone of them
busting out laughing for not reason
thumb wrestling and playing games

thats what love is..
being stupid together having fun and not worrying about what other people think just having the time of your life at that moment and never wanting it to end!


selalulah begini, enam-agustus-ku

22:00 malam, tertanggal 12 November 2012 aku mulai menulis di blog kembali. ya, untuk kesekian kalinya di blog yang berbeda. setelah selesai menuntaskan pekerjaan sebagai pelajar; pekerjaan yang menjadi kebutuhan akhirnya selesai terjamah untuk esok hari. malam ini aku sempatkan untuk mengawang, melihat ke atas dan kemudian tertunduk. kali ini, penjahatnya ialah pikiran.

percaya pada keajaiban Tuhan? percayakah bahwa Beliau-lah Yang Maha membolak-balikan perasaan? percaya pada anggapan bahwa seseorang yang skeptis tentang segala hal termasuk hal yang banyak orang sebut 'cinta' ternyata mampu terjerembab begitu dalam oleh hal yang bernama 'cinta'? percaya saja. karena aku sedang mengalaminya..

saat awal pertemuan kita, aku tidak begitu merasakan kehadiran 'kita'. terang saja, saat itu aku dan kamu masih saling tidak memperdulikan kehadiran masing-masing. masih sibuk dengan kehidupan satu sama lain. hingga akhirnya kala itu kehadiran 'kita' mulai aku rasakan untuk pertama kalinya. saat kita mulai berkomunikasi melalui  Blackberry Messanger. awal percakapan biasa yang kemudian beranjak menjadi luar biasa sekali. aku akui, akulah yang pertama menyimpan sedikit benih perasaan dibanding kamu..
semenjak kita berkomunikasi itu tiap aku ngeliat kamu kayak ada yang aneh. kayak ngerasa ada sesuatu, lalu kamu cuti pergi untuk sesaat.. tapi kamu muncul lagi. setiap aku lewat depan koridor kelas, aku perlambat jalanku, berharap aku bisa melihat kamu lebih dekat dengan jarak satu meter itu. aku stalk twitter kamu, lalu aku sempat ingin mundur. harusnya aku mundur, tapi ntah kenapa aku coba untuk maju. mencoba ikutin kata hati yang sedang aku yakinin itu. hari demi hari berlalu dengan sangat indah. kian hari pun kita semakin dekat. kedekatan ini membuat aku semakin optimis kamu lah orang yang kiranya dapat menghias hari-hariku disekolah dengan crayon keindahan dan kebahagiaan yang kamu miliki.

"rasanya semua seperti mimpi indah saat membayangkan kembali masa-masa dimana kita masih merangkai 'kita' dengan rasa bersungguh. dav, aku bisa jatuh cinta lagi, secara utuh, tanpa berbayang masa lalu. bahkan aku dapat merasa mampu sebahagia ini. aku mampu setenang dan senyaman ini." begitulah kata hatiku berkata kala senin sore enam agustus dua ribu dua belas.

ah, malam ini semakin larut, tapi kepalaku masih memutar tiap episode film tentang kamu. tentang caramu tertawa, tentang caramu usil, tentang caramu minum, makan, tentang caramu memandang dengan alismu yang selalu berhasil membuatku mati gaya.. semua. ah, sungguh aku menjadi sosok yang begitu mellow dan mentok ide. bahkan untuk meng-update tweet di akun twitterku pun aku engga punya bahan apa-apa, segitunya kammu mematikan semua kreativitas aku karena aku yang bergitu terpaku padamu.
aku tak berani memimpikan masa depan terlalu jauh, tapi satu hal yang perlu kamu tau, kalau aku sungguh bahagia dan bersyukur mendapat pengawalan hati olehmu. jika suatu hari kita harus berpisah (dan aku harap itu tak akan terjadi..) pastikan itu semua dilakukan secara baik; akhir yang baik, bukan sebuah pengkhianatan. tapi, ah sudahlah.. kita sedang merencanakan sesuatu kan? hehe. semoga terlaksana ya kuda..

bersyukur untuk semua ini, terimakasih Tuhan. Tuhan-ku dan Tuhan-mu pasti sudah berkonspirasi untuk semua rencana kedepan yang terbaik dan membahagiakan untuk kita. tetaplah menjadi crayon terindah, enam-agustusku..

rusa, 23:06
can i get your signature "kuobak ekeu, rusa..."? ah, i know you're sleeping already. selamat berperlukan dengan mimpi, kamu:)